Mau Cabut Gigi? Perhatikan Hal-Hal Berikut
Cabut gigi mungkin jadi hal yang bikin kita jadi harap-harap cemas untuk melakukannya, bukan begitu Sweet Tooth’s? Namun ternyata di sisi lain, prosedur ini dianggap sebagai jalan paling praktis ketika sakit gigi menyerang. Padahal, cabut gigi sebenarnya hanya akan dilakukan apabila perawatan lainnya sudah tidak memungkinkan ya. Kasus pencabutan gigi bagi anak-anak biasa dilakukan pada gigi susu, sementara orang dewasa cabut gigi akan disarankan jika muncul masalah seperti gigi rusak, pembusukan dan infeksi. Namun, tidak sembarang orang dapat melakukan cabut gigi, ada prosedur medis yang perlu dilengkapi. Yuk kita cari tahu, Sweet Tooth’s!
Indikasi Gigi Yang Harus Dicabut
Beberapa kondisi gigi yang umumnya harus dicabut adalah:
Gigi berlubang yang tidak bisa lagi ditambal.
Gigi goyang disertai infeksi / abses gigi.
Posisi gigi yang tidak normal, bisa menumpuk, tidak rata atau miring dan menyebabkan luka ke jaringan pipi.
Infeksi gigi.
Gigi yang berada di garis patah tulang rahang karena kecelakaan
Gigi susu yang sudah seharusnya tanggal
Persiapan Pencabutan Gigi
Sebelum prosedur cabut gigi dimulai, biasanya dentist akan bertanya mengenai kesehatan Sweet Tooth’s secara keseluruhan. Dokter akan mengevaluasi tanda vital tubuh, mulai dari tekanan darah, detak jantung, laju pernapasan, hingga suhu tubuh. Selain itu, dokter juga akan menanyakan mengenai riwayat penyakit yang pernah atau sedang diderita. Komunikasikan dengan dokter kalau Sweet Tooth’s memiliki salah satu riwayat penyakit di bawah ini ya:
Penyakit jantung
Penyakit hati
Penyakit tiroid
Gangguan ginjal
Hipertensi
Kelainan sistem imun
Kelainan pembekuan darah atau hemofilia
HIV/AIDS
Untuk ibu hamil trimester pertama sebaiknya menunda cabut gigi hingga kandungan memasuki trimester kedua. Sementara itu untuk ibu hamil trimester ketiga, cabut gigi sebaiknya ditunda hingga setelah melahirkan. Selanjutnya, dokter akan memastikan kondisi pasien siap untuk menjalani cabut gigi. Pasien akan diberikan antibiotik sesaat sebelum cabut gigi jika pasien menderita infeksi, memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah, atau jika prosedur cabut gigi diprediksi akan berlangsung lama. Jika pasien gelisah sebelum tindakan, dokter dapat memberikan obat penenang. Jika gigi yang dicabut lebih dari satu, atau terjadi impaksi gigi, dokter bisa memberikan bius total agar pasien tertidur selama tindakan.
Tindakan Saat Cabut Gigi
Terdapat dua proses yang biasa dilakukan yakni dengan cara sederhana atau pembedahan. Pemilihan ini tergantung dari masalah yang terjadi pada gigi.
Berikut penjelasan perbedaan prosedur sederhana dan prosedur dengan pembedahan.
Pencabutan Gigi Sederhana: Di sini biasanya pasien hanya akan diberikan anestesi lokal, yang membuat area sekitar gigi menjadi kebal atau mati rasa. Dengan begitu pasien tidak akan merasakan sakit, namun hanya merasakan gerakan saat pencabutan. Kemudian dokter akan mencabut gigi menggunakan alat elevator dan forsep
Pencabutan Gigi dengan Pembedahan: Umumnya pasien akan diberikan anestesi, bisa anestesi lokal dan juga anestesi intravena. Anestesi akan membuat pasien rileks selama proses berjalan. Jenis anestesi juga berbeda, bisa menggunakan anestesi umum untuk kondisi tertentu. Setelah anestesi bekerja, dokter akan memulai pembedahan dengan membuat sayatan pada gusi. Dalam proses ini, dokter bisa saja memotong gigi sebelum akhirnya mencabutnya.
Setelah Cabut Gigi
Pasien bisa langsung pulang setelah cabut gigi, dan melakukan perawatan di rumah. Proses pemulihan umumnya membutuhkan beberapa hari. Untuk membantu proses pemulihan, pasien disarankan untuk melakukan hal-hal berikut:
Kompres dengan es di bagian luar area yang dicabut. Ini untuk mengurangi terjadinya pembengkakkan.
Setelah 24 jam kumur atau bilas mulut dengan larutan air garam dan air hangat.
Jangan minum dari sedotan selama 24 jam pertama.
Jangan merokok, karena akan menghambat penyembuhan.
Gunakan bantal saat berbaring. Karena berbaring dengan kondisi rata akan menimbulkan atau memperpanjang perdarahan.
Hindari menyikat gigi pada area bekas pencabutan.
Makan makanan lunak seperti puding atau yogurt.
Lubang bekas pencabutan gigi umumnya akan sembuh dalam 1-2 minggu. Namun, butuh waktu lebih lama bagi tulang dan jaringan di sekitar gigi untuk sembuh. Sweet Tooth’s jangan ragu untuk hubungi dokter jika sakit gigi pasca pencabutan masih berlanjut ya.