Dampak Membiarkan Gigi Berlubang
Banyak dari kita yang masih mengabaikan pentingnya menjaga kebersihan gigi dan melakukan pemeriksaan kesehatan gigi secara rutin. Hal ini rentan membuat kamu mengalami masalah gigi berlubang. Penanganan baru dilakukan jika rasa nyeri sudah menyerang dan mengganggu kenyamanan dan aktivitas. Gigi berlubang rentan terjadi pada anak. Namun, masalah gigi dan mulut ini bisa terjadi pada orang dewasa yang tidak memberikan perhatian terhadap kesehatan gigi mereka. Sayangnya, gigi berlubang yang tidak segera mendapatkan penanganan atau tidak ditangani dengan benar memicu infeksi pada jaringan tubuh.
Kenapa masalah gigi yang dianggap sepele justru bisa berakibat fatal bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan? Karena jika tidak ditangani dengan benar, gigi berlubang bisa menyebabkan infeksi dalam jaringan tubuh. Infeksi ini berasal dari bakteri pada gigi berlubang yang menyebar ke dalam jaringan tubuh lain. Jika sudah berkembang biak dalam suatu jaringan, maka tinggal menunggu waktu untuk menginfeksi organ-organ.
Resiko Gigi Berlubang
Kondisi gigi berlubang menyebabkan sakit gigi. Hal ini pastinya akan menyebabkan konsentrasi serta aktivitas sehari-hari kamu terganggu. Jika sakit gigi terjadi dalam jangka waktu yang lama, bersiaplah untuk kehilangan berat badan, karena gigi yang sakit bisa membuat mengunyah menjadi sulit dan penderitanya tidak nafsu makan. Gigi berlubang jika dibiarkan terus bisa menyebabkan abses gigi, yaitu tumbuhnya kantong nanah di dalam gigi dan gusi, dan gigi yang busuk bahkan tanggal.
Risiko gigi berlubang lain yang bisa berkembang adalah endokarditis dan sinusitis. Endokarditis adalah infeksi yang terjadi pada lapisan dalam dari ruang jantung dan katup jantung kita loh Sweet Tooth’s. Kuman dari gigi berlubang juga bisa menyebar ke dinding rongga sinus dan menyebabkan infeksi sinus atau sinusitis. Jangan abaikan gigi yang berlubang, karena ini dampak yang akan kamu dapatkan.
Rasa nyeri tidak tertahankan
Abses gigi
Masalah gusi
Penyakit jantung & stroke
Rutin Ke Dokter Gigi Cegah Gigi Berlubang
Rajin menyikat gigi dan kumur dengan obat kumur memang membantu membersihkan area gigi dan mulut kamu. Tapi, kamu juga harus rajin ke dokter gigi untuk cek kondisi gigi dan mulut kamu ya. Pemeriksaan gigi oleh dokter gigi bisa mendeteksi dan mengobati berbagai gangguan yang umum menyerang area mulut termasuk tanda-tanda gigi berlubang atau karies. Sebagian besar orang tidak memperhatikan kesehatan gigi mereka. Para ahli higi sangat menyarankan untuk melakukan pemeriksaan gigi secara berkala setidaknya setiap 6 bulan sekali. Tetapi, kebanyakan dari kita belum memiliki kesadaran tentang pentingnya pemeriksaan kesehatan gigi secara berkala karena adanya rasa malas.
Pemeriksaan gigi secara berkala bisa mencegah gigi berlubang, dokter akan segera melakukan tindakan yang sesuai sebelum gigi kamu berlubang semakin parah. Dokter biasanya akan melakukan tindakan penambalan pada gigi yang berlubang.
Treatment Penambalan Gigi
Tambal gigi adalah prosedur untuk menutup kembali gigi yang berlubang menggunakan bahan tambal yang sesuai dengan kondisi gigi, mulai dari resin komposit hingga semen ionomer kaca. Dengan tambal gigi, maka bentuk gigi kamu akan kembali seperti semula dan membuat fungsi gigi bisa kembali berjalan. Jika lubang pada gigi tidak segera ditambal, maka ukurannya akan semakin membesar dan membuat infeksi meluas hingga ke saraf. Akibatnya, gigi harus dicabut atau mendapatkan perawatan saluran akar.
Gigi berlubang muncul ketika bakteri di dalam mulut memproduksi zat asam yang berfungsi untuk mencerna makanan, bergabung dengan sisa makanan serta air liur dan membentuk plak di gigi. Kondisi ini merupakan tanda-tanda awal kerusakan gigi. Jika tidak segera mendapatkan perawatan, maka kerusakan akan terus berlangsung, bukan hanya mengakibatkan gigi berlubang, tetapi dapat menyebabkan infeksi serta gangguan kesehatan lainnya, seperti bau mulut.
Prosedur tambal gigi memiliki beberapa tujuan dan manfaat, antara lain:
Mengembalikan bentuk dan fungsi gigi yang mengalami kerusakan
Mengurangi jumlah bakteri aktif di dalam mulut
Mempertahankan struktur gigi dan memperpanjang usia gigi
Mempertahankan bentuk tulang rahang dan kontur wajah
Memperbaiki gigi yang retak, patah, atau terkikis akibat kebiasaan tertentu, seperti menggigit kuku atau menggertakkan gigi
Jenis Penambalan Gigi
Ketika ingin menambal gigi yang berlubang, aus, atau patah, kamu sebagai pasien berhak untuk menentukan perawatan dan bahan yang digunakan untuk perawatan gigi kamu, tentunya setelah konsultasi dengan dokter gigi. Dokter gigi akan memberikan pilihan perawatan yang sesuai dengan kasus gigi, tergantung seberapa luas dan dalamnya kerusakan gigi serta lokasi gigi yang akan ditambal. Berikut jenis-jenis penambalan yang perlu kamu ketahui
Amalgam
Merupakan salah satu jenis bahan tambalan gigi yang terbuat dari campuran perak, seng, timah, merkuri dan juga tembaga. Namun hampir 50% bahan yang digunakan adalah merkuri dan biasanya tambalan ini digunakan untuk memperbaiki gigi geraham bagian belakang. Dapat dikatakan sejauh ini amalgam adalah bahan tambal yang paling kuat dibandingkan dengan bahan tambal lainnya.
Kekurangan dari penambalan Amalgam ini yaitu:
Warnanya tidak sama dengan warna gigi, sehingga mengganggu estetika gigi.
Cairan panas dan dingin dapat membuat amalgam mengembang dari waktu ke waktu dan menyebabkan gigi retak. Perubahan ini juga bisa melonggarkan bahan tambalan dengan gigi, sehingga bakteri bisa masuk dan terperangkap di dalamnya. Kondisi ini memungkinkan terbentuknya lubang baru atau gigi retak hingga patah.
Bisa menyebabkan warna lapisan gigi di sekitarnya jadi keabu-abuan.
Resin komposit
Jenis tambal gigi berupa komposit terbuat dari campuran material resin dan plastik yang dimasukkan ke lubang gigi. Komposit yang tekstur awalnya lunak kemudian akan disinari dengan cahaya biru untuk membantunya mengeras menyerupai gigi. Banyak orang yang memilih jenis tambal gigi komposit karena warnanya lebih mirip dengan gigi. Itulah sebabnya, bahan yang satu ini biasanya digunakan untuk menambal gigi bagian depan atau bagian gigi yang terlihat dari luar.
Kekurangan dari jenis penambalan Resin komposit yaitu:
Bahan komposit hanya bertahan sekitar 5 tahun. Daya tahan ini bisa semakin berkurang jika digunakan untuk menambal gigi yang lubangnya cukup besar.
Waktu pemasangan lebih lama, sekitar 20 menit.
Dibutuhkan kontrol dokter gigi lebih dari 1 kali hanya untuk memasangnya.
Harganya lebih mahal daripada jenis tambal gigi amalgam.
Glass Ionomer Cement (GIC)
Glass ionomer cement (GIC) atau semen ionomer kaca adalah jenis tambal gigi yang terbuat dari akrilik dan material kaca khusus. Bahan ini berwarna putih, tapi tidak bisa memberikan warna yang sama dengan gigi. Semen ionomer kaca paling sering digunakan untuk anak-anak, terutama untuk menutupi tambalan di bawah garis gusi. Keuntungan lainnya adalah semen ionomer kaca dapat melepaskan fluoride, sehingga bisa membantu melindungi gigi dari kerusakan lebih lanjut
Kekurangan dari penambalan GIC ini adalah:
Tidak tahan lama, kurang dari 5 tahun.
Lebih rentan patah.
Harganya lebih mahal dari amalgam, tapi tidak jauh berbeda dengan harga bahan komposit.
Porselen (keramik)
Bahan tambal gigi porselen cukup banyak diminati di masyarakat. Walaupun harganya lebih mahal, warna yang ditimbulkan dari bahan porselen cenderung lebih menyerupai gigi sehingga banyak dipilih. Dibandingkan jenis tambal gigi lainnya, bahan porselen cenderung lebih tahan terhadap perubahan warna. Tambal gigi dengan porselen juga termasuk awet karena mampu bertahan hingga 15 tahun. Kekurangan dari penambalan keramik yaitu:
Bahannya lebih kasar.
Harganya mahal.
Dibutuhkan porselen lebih banyak supaya bahannya tidak mudah pecah.
Emas kuning
Kalau kamu ingin menambal gigi dengan bahan yang awet dan tahan lama, emas kuning bisa jadi pilihan tepat. Pasalnya, bahan emas kuning sangat kokoh dan tidak menimbulkan korosi, sehingga bisa bertahan lebih lama hingga lebih dari 15 tahun.
Namun jenis penambalan ini juga memiliki kekurangan yaitu:
Harganya paling mahal dari semua jenis tambal gigi lainnya, bisa 10 kali lipat dari amalgam.
Dibutuhkan kontrol dokter gigi minimal dua kali hanya untuk memasangnya.
Interaksi antara logam emas dan air liur dapat menimbulkan sengatan (arus listrik), tapi cukup jarang terjadi.
Warnanya kurang estetik
Meski sudah mengetahui kelebihan dan kekurangan masing-masing jenis tambal gigi, sebaiknya tetap konsultasikan dulu ke dokter gigi ya Sweet Tooth’s. Dokter akan membantu kamu menentukan jenis tambal gigi sesuai dengan kondisi gigi yang bermasalah. Jangan ragu untuk konsultasikan masalah gigi dan mulut kamu klik di sini ya