Sweet Science

Tips Menjaga Kesehatan Dan Kebersihan Gigi Dan Mulut Anak

Kesehatan dan kebersihan gigi dan mulut anak harus dijaga karena merupakan bagian penting dari pertumbuhan dan perkembangan yang dialami anak. Kamu juga harus tahu bahwa menjaga kesehatan gigi dan mulut anak bukan hanya mengajarkan soal sikat gigi dan tidak makan banyak makanan manis tetapi juga memberi pengetahuan tentang kesehatan gigi dan mulut seperti tentang infeksi atau penyakit mulut.

Nah, untuk kamu yang masih bingung tentang cara mengajarkan anak pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut, ini adalah Tips-Tips yang bisa diterapkan oleh kamu kepada anak dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut 

Tips Menjaga Kesehatan dan Kebersihan Gigi Dan Mulut Pada anak

  1. Menggunakan buku sebagai media penjelasan kesehatan gigi dan mulut

Kamu bisa menggunakan tips ini untuk membangun kesadaran dan mendorong minat anak dalam menjaga kesehatan mulut juga sekaligus membentuk kepribadian anak tentang pentingnya membaca buku. 

Kamu bisa memilih buku yang menarik seperti buku bergambar untuk menarik perhatian anak kepada buku.  Contohnya, seperti buku bergambar superhero dimana lawan dari superhero  itu adalah masalah kesehatan gigi dan mulut yang digambarkan sebagai musuh jahat superhero.

Anak anak nantinya dapat meniru superhero dalam melawan “musuh”-nya dengan cara membersihkan gigi dan mulutnya seperti yang sudah diajarkan.

  1. Mengajarkan dengan menonton video dan kartun edukatif

Saat ini, sudah banyak video dan kartun edukatif tentang kesehatan yang bisa di akses di internet sehingga dapat memudahkan kamu dalam mengajari anak. Video edukatif biasanya lebih diminati oleh anak karena memiliki audio dan video yang menjadi kesukaan mereka. 

  1. Sikat gigi dengan memutar lagu

Sifat anak yang cenderung mudah bosan bisa membuat mereka sulit untuk diam dalam 1 tempat dalam waktu yang lama. Maka dari itu, kamu bisa memancing mereka untuk sikat gigi dengan cara memutar lagu yang mereka suka untuk menarik perhatian dan membuat mereka tertarik untuk sikat gigi dalam waktu yang lama.

  1. Biarkan anak memilih sikat dan pasta giginya sendiri

Saat ini, sikat gigi untuk anak sudah banyak yang di didesain khusus dengan warna warna yang lucu, tokoh kartun, dan karakter superhero yang menarik. Biarkan mereka memilih sendiri model sikat gigi yang mereka suka saat membeli sikat gigi.

Namun, kamu harus tetap memperhatikan dan memastikan bulu dan ukuran sikat gigi yang tepat untuk kondisi mulut dan usia anak. Bahan untuk pasta gigi juga harus diperhatikan agar sesuai dengan kemauan anak dan tidak berbahaya.

  1. Ajak anak untuk Menggosok gigi bersama

Seperti yang sudah kalian ketahui, anak anak memiliki kebiasaan untuk meniru perilaku orang orang disekitarnya. Kebiasaan ini bisa kamu manfaatkan dengan memberikan contoh untuk sikat gigi yang benar dan waktu yang tepat untuk menyikat gigi.

Ajak anak untuk selalu ikut sikat gigi bersama kamu setiap pagi dan malam hari sebelum tidur agar mereka merasa nyaman hingga akhirnya dapat menjadi kebiasaan yang mereka dapat melakukannya sendiri.

  1. Membuat kalender kesehatan gigi untuk memantau kebersihan gigi

Kalender kesehatan gigi bisa menjadi upaya kamu untuk memantau kebersihan gigi dan mulut anak sehari hari. Kalender ini bisa berupa kolom kolom yang dapat di centang oleh anak setelah mereka melakukan kegiatan pembersihan gigi. Seperti, setelah selesai sikat gigi, mintalah anak untuk mencentang kolom kolom di kalender .

Kamu juga bisa mengganti centang dengan stiker stiker lucu yang bisa ditempel di kalender. Tujuannya adalah agar membantu untuk menerapkan kebiasan merawat dan membersihkan gigi secara rutin dan teratur.

  1. Beri hadiah atau penghargaan untuknya

Jika anak telah melakukan semua tugas merawat dan membersihkan gigi dan mulut secara benar dan teratur maka kamu bisa memberi hadiah atau penghargaan sebagai apresiasi kepada mereka. Hal ini juga bisa dilakukan ketika anak berhasil mengisi semua kolom di kalender kesehatan mereka.

Hadiah atau penghargaan ini dapat memberi semangat dan motivasi tambahan kepada anak untuk merawat dan membersihkan gigi setiap hari. Hadiah yang diberikan bisa berupa hal hal sederhana seperti, seperti membelikan mainan keinginan mereka, menambah jam main lebih lama dari biasanya, atau memberikan makanan favoritnya. 

  1. Ajak anak untuk sering rutin ke dokter gigi.

Kebanyakan anak biasanya takut untuk ke dokter gigi karena persepsi mereka akan dokter gigi yang menyeramkan. Hal ini bisa dicegah dengan seringnya rutin ke dokter gigi terutama dokter gigi anak untuk menghilangkan persepsi dokter gigi yang menyeramkan. 

Beri tahu anak tentang dokter gigi dengan cara yang menyenangkan agar mereka tidak takut untuk pergi ke dokter giginya nanti dan menumbuhkan kepercayaan anak kepada dokter gigi.

Nah, semua intinya adalah kebiasaan baik yang mulai ditanamkan sejak dini dapat membantu anak terhindar dari masalah atau penyakit gigi yang bisa menyerang mereka di masa mendatang. Bila kamu ada keluhan dan masalah soal gigi dan mulut bisa langsung di konsultasikan di Sweet Treats Dental Clinic ya!

READ MORE
Makanan Dan Minuman Ini Bisa Menyebabkan Gigi Kuning

Seringkali di antara kita merasa tidak percaya diri karena punya masalah dengan gigi yang menguning. Apalagi kalau kamu adalah tipe orang yang suka berbicara dengan orang banyak, gigi kuning membuat kita merasa minder jika dilihat oleh orang lain.

Sweet Tooth's harus sadar kalau salah satu penyebab utama gigi kuning selain karena jarang dibersihkan namun bisa juga karena makanan atau minuman yang sering kita konsumsi. 

Apa Saja Sih Makanan Dan Minuman Penyebab Gigi kuning?

  • Kopi

Kopi memang bagus untuk penambah stamina atau untuk penahan kantuk. Namun, kandungan tanin (asam tanat) pada kopi dapat menyebabkan plak pada permukaan gigi. Nah, kamu harus hati hati karena kandungan tersebut jika dikonsumsi terus menerus bisa membuat gigi kamu kecoklatan hingga menjadi kuning. Bahkan, bisa buat gigi kamu rusak.

  • Teh

Seperti halnya kopi, teh mengandung tanin yang dapat menodai gigi. Walau teh bisa dikatakan baik bagi kesehatan kamu. Namun, terlalu sering minum teh bisa membuat gigi menjadi kuning.

  • Minuman Bersoda

Perlu kamu ketahui, Minuman bersoda memiliki tingkat keasaman yang cukup tinggi. Selain itu, pewarna buatan dan komponen pemanis buatan dalam minuman ini juga dapat melemahkan enamel gigi sehingga menjadi rentan terhadap noda.

  • Saus Tomat 

Walau sering menjadi pelengkap makanan favorite, saus tomat memiliki warna merah yang cerah dan sifat asam yang bisa merusak enamel gigi. Selain itu, gigi juga bisa berubah menjadi kekuningan jika mengonsumsi saus tomat terlalu sering.

  • Permen

Walau enak tapi mengkonsumsi permen terlalu sering itu berbahaya lho Sweet Tooth’s. Selain bisa buat gigi berlubang, konsumsi yang terlalu sering bisa buat gigi kamu menjadi kuning. Zat pewarna buatan dan gula yang ada pada permen akan meninggalkan noda yang ga baik untuk gigi jika dibiarkan secara terus menerus tanpa sering dibersihkan.

  • Es Krim

Makanan dingin dan manis  ini sudah jadi favorit banyak orang, dari berbagai macam kalangan. Namun, dibalik kenikmatannya, es krim termasuk salah satu makanan yang ga sehat terutama untuk gigi Karena pewarna dan gula pada es krim bisa meninggalkan noda pada gigi yang jika tidak rajin dibersihkan, sisa makanan akan menempel pada gigi yang membuat gigi menguning.

  • Buah Beri

Buah beri memang punya segudang manfaat dan fungsi bagi tubuh jika dikonsumsi secara teratur. Namun, saat mengkonsumsi buah ini ada noda yang kemungkinan tertinggal dalam mulut dan gigi dapat menumpuk dan membuat asam dalam mulut yang menyebabkan gigi menjadi kuning.

Sekarang kamu sudah tahu jenis makanan dan minuman yang dapat membuat gigi kuning, meski begitu kamu harus. Tetap jaga kesehatan gigi kamu dengan membersihkannya secara rutin dan pergi ke dokter gigi minimal 6 bulan sekali ya!

READ MORE
Pentingnya Membersihkan Karang Gigi

Scaling gigi adalah tindakan medis untuk membersihkan karang gigi yang terbentuk akibat penumpukan plak gigi yang lama kelamaan mengeras. Karena konsistensinya yang keras, karang gigi tidak bisa dibersihkan dengan sikat gigi biasa. Proses scaling gigi dapat dilakukan dengan alat scaling manual maupun ultrasonic scaler. Namun ultrasonic scaler merupakan alat yang paling umum digunakan. 

 

Karang gigi bisa muncul di semua usia, mulai dari anak-anak hingga dewasa. Sehingga, proses scaling gigi pun dapat dijalani oleh siapapun yang ingin atau perlu membersihkan karang giginya. Jika karang gigi dibiarkan dan tidak segera diatasi, maka bisa menimbulkan peradangan pada jaringan gigi dan gusi. Bahkan, kondisi ini juga bisa meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung. Untuk menghindari bahaya tersebut, pembersihan karang gigi perlu dilakukan oleh dokter gigi menggunakan teknik scaling.

 

Mengapa Scaling Perlu Dilakukan?

Prosedur scaling gigi umumnya dilakukan untuk menangani masalah atau penyakit gusi sekaligus untuk memperbaiki penampilan gigi yang terganggu akibat karang gigi yang menumpuk. Pembersihan karang gigi juga bisa menjadi bagian dari pemeriksaan serta prosedur gigi secara berkala oleh dokter gigi, setidaknya setiap enam bulan sekali. Scaling gigi biasanya dilakukan bersamaan dengan root planing untuk membersihkan gigi secara lebih mendalam. Prosedur ini mungkin akan direkomendasikan oleh dokter jika Sweet Tooth’s memiliki tanda-tanda penyakit periodontal kronis akibat penumpukan karang gigi.

 

Bahaya Yang Ditimbulkan Jika Tidak Pernah Scaling Gigi

Penyakit periodontal adalah gangguan medis yang menyerang jaringan pendukung gigi, seperti gusi dan tulang pendukung gigi. Scaling gigi merupakan perawatan tahap awal pada penyakit periodontal. Apabila pembersihan karang gigi tidak segera dilakukan dan penyakit terus berkembang makin parah, peradangan dan pendarahan pada gusi, gigi goyang dan mudah tanggal, serta pengurangan tulang di sekitar gigi bisa terjadi. Dengan melakukan scaling gigi, kamu dapat menjaga kesehatan mulut. Demikian pula dengan mencegah kemungkinan timbulnya masalah gigi dan gusi dan penyakit lain di kemudian hari. Jadi, scaling itu bukan hanya untuk membersihkan karang gigi ya Sweet Tooth’s! Karena akan ada banyak masalah lainnya yang ditimbulkan jika karang gigi dibiarkan terus-menerus menumpuk di area sekitar gigi dan mulut kamu

 

Prosedur Scaling Gigi

Prosedur scaling gigi biasanya dapat dijalani pada hari yang sama ketika pasien berkonsultasi ke dokter gigi, dan umumnya tidak memerlukan rawat inap. Tindakan medis ini dilakukan dengan mengikis plak dan karang gigi yang menumpuk pada bagian di antara gigi dan gusi. Dokter bisa menggunakan alat bernama scaler dan kuret gigi atau alat yang lebih modern, seperti laser maupun alat ultrasonik.

 

Scaling gigi biasanya dilaksanakan bersamaan dengan prosedur root planing, yaitu dengan menghaluskan permukaan akar gigi agar gigi dan gusi dapat menempel dengan baik. Walaupun prosesnya tidak terlalu menimbulkan rasa sakit, rasa tidak nyaman mungkin tetap ada untuk sebagian orang, apalagi jika karang gigi terlalu banyak dan proses pembersihan membutuhkan waktu yang lama.

 

Proses pembersihan karang gigi memerlukan alat khusus yang hanya bisa digunakan oleh dokter gigi. Hal ini disebabkan karang gigi sudah bersifat keras dan tidak lagi bisa dibersihkan sendiri dengan sikat gigi, benang gigi, ataupun obat kumur biasa ya Sweet Tooth’s. Jadi penting buat kamu untuk rutin lakukan scaling gigi ke dokter gigi untuk menjaga agar gigi dan mulut kamu tetap bersih dan tidak menimbulkan banyak penyakit. 

 

Pastikan prosedur scaling dilakukan oleh dokter gigi yang memang sudah berpengalaman di bidangnya. Dokter gigi yang berpengalaman biasanya lebih paham bagaimana cara membuat kamu merasa nyaman selama prosedur berlangsung. Dengan begitu, Sweet Tooth’s tak perlu khawatir melakukan scaling ke dokter gigi.


READ MORE
Jangan Malu Pakai Gigi Palsu. Kenali Jenisnya Yuk!

Seiring perkembangan zaman, gigi palsu bisa jadi sebuah kebutuhan untuk menunjang estetika wajah kita loh. Bukan hanya soal estetika, gigi palsu juga punya peranan penting untuk kesehatan gigi dan mulut. Sebelum lanjut membahas seputar gigi palsu, kamu harus tau penyebab mengapa gigi bisa ompong ya. Biasanya gigi ompong terjadi dengan orang  telah lanjut usia namun karena beberapa faktor, gigi ompong juga bisa terjadi pada orang di usia muda. Ini dia beberapa kondisi medis yang bisa meningkatkan resiko gigi copot dan ompong di antaranya :

  • Diabetes

  • Gigi berlubang yang diharuskan dicabut

  • Tekanan darah tinggi (hipertensi)

  • Gigi patah kecelakaan

  • Penyakit autoimun

  • Penyakit gusi


Memiliki gigi ompong ada dampak buruknya loh seperti, gigi ompong tentu akan mengganggu estetika terutama apabila gigi yang hilang adalah gigi depan. Gigi bagian belakang pun masih akan tetap terlihat saat kita sedang tertawa lebar. Selain itu gigi yang hilang tentu mengurangi kenyamanan saat mengunyah dan menggigit makanan, apalagi jika yang hilang adalah gigi geraham. Nah, treatment Gigi Palsu bisa jadi jawaban dari keresahan tersebut. Sekarang kita  cari tahu yuk Gigi Palsu apa yang kira-kira cocok untuk kamu.


Gigi Palsu Permanen  Dan Tidak Permanen/lepasan


gigi palsu terbagi menjadi 2 jenis, yaitu Gigi Palsu permanen dan tidak permanen, dan tiap jenis tersebut memiliki keunggulan masing - masing. Ini dia perbedaan dari kedua jenis gigi palsu tersebut:


Gigi Palsu Permanen

Gigi palsu permanen adalah gigi tiruan yang dipasang secara permanen ketika gigi ada yang rusak atau ompong. Nah, sejauh ini ada 3 macam gigi palsu permanen Sweet Tooth’s, yaitu implant, crown, dan bridg

  • Implant gigi 

Implan gigi adalah gigi palsu permanen yang ditanam dalam gusi dan berdiri sendiri dari 2 bagian, yang ke-1  ditanam dalam gusi dalam gusi dan berfungsi sebagai akar buatan dan yg ke-2 crown+abutment. Kelebihan implan gigi dibanding gigi palsu atau metode penggantian gigi lainnya, antara lain adalah: Memudahkan Sweet Tooth’s untuk mengunyah makanan. Lebih  memberikan kenyamanan karena dipasang dengan kuat. Tidak akan mengubah penampilan Sweet Tooth’s.

  • Crown

Yang ini adalah Crown atau biasa disebut dengan jaket gigi Sweet tooth’s merupakan salah satu jenis gigi palsu permanen yang diaplikasikan pada gigi patah atau keropos. Pengerjaan crown memerlukan 2x kunjungan dari pencetakan model gigi hingga pemasangan.  

  • Bridge 

Dental Bridge adalah jenis gigi palsu yang bisa menggantikan hilangnya satu atau lebih gigi. Bagian-bagian dari bridge gigi adalah: Pontik, yaitu bagian dari bridge gigi yang menggantikan gigi asli yang hilang. Retainer, yaitu bagian dari bridge gigi yang dilekatkan pada gigi abutment. Keuntungan kamu memakai Dental Bridge yaitu Mengembalikan bentuk fisik gigi seperti semula. Memberikan senyuman yang lebih menawan. Mengembalikan kemampuan untuk berbicara dan mengunyah. Mempertahankan bentuk wajah dari wajah.


Gigi Palsu Tidak Permanen/lepasan

Seperti namanya gigi palsu tidak permanen/lepasan, gigi palsu ini bisa dilepas pasang Sesuai keinginan kamu. Jenis dan penjelasannya ada di bawah yah :


  • Gigi Tidak Permanen/lepasan Berbahan  Acrylic

Gigi palsu sebagian adalah gigi palsu yang dipasang, apabila gigi yang hilang hanya satu atau beberapa. Gigi palsu sebagian terbuat dari bahan akrilik yang disertai kawat untuk menyambungkan gigi palsu dengan gigi-gigi yang masih tersisa di rahang. tiruan ini menggunakan plat akrilik yang sewarna gusi dan kawat untuk mengaitkan gigi palsu dengan gigi asli.


  • Gigi Tidak Permanen/lepasan Berbahan Lentur

Gigi palsu jenis ini bentuknya hampir sama dengan gigi palsu berbahan akrilik. Hanya saja, dengan bahan yang lebih lentur, tidak dibutuhkan kawat, agar alat ini bisa menempel di gusi. Gigi Tiruan ini lebih tipis, dan warnanya pun lebih mudah untuk disesuaikan dengan warna gusi. Sehingga, gigi tiruan jenis ini, secara estetis akan terlihat lebih baik, dibandingkan dengan gigi palsu dari akrilik.


Prosedur Sebelum Memakai Gigi Palsu

Sebelum Sweet Tooth’s menjalani pemasangan gigi palsu, ada beberapa persiapan kamu yang perlu dilakukan, yaitu:

  • Dokter gigi akan mengukur rahang kamu, kemudian membuat model gigi palsu dari lilin untuk dicoba oleh pasien. Model lilin ini berfungsi untuk mencocokkan bentuk gigi palsu dan rahang pasien sebelum gigi palsu dicetak.

  • Pasien yang akan dipasangkan jenis gigi palsu sebagian tidak akan menjalani tindakan cabut gigi terlebih dahulu. Namun, pada pasien yang akan menggunakan gigi palsu lengkap, dokter akan mencabut gigi yang masih tersisa.

  • Dokter akan mencetak gigi palsu dari bahan plastik, nilon, atau logam. Setelah gigi palsu dicetak, dokter akan memeriksa kondisi kesehatan mulut pasien sebelum melakukan pemasangan gigi palsu.


Bahaya Membiarkan Gigi Ompong

Tak jarang seseorang membiarkan giginya ompong  karena alasan tertentu, Tetapi bahaya loh membiarkan gigi ompong terlalu lama karena akan mengganggu kesehatan pada mulut. berikut bahaya membiarkan gigi ompong, simak dibawah yah :

  • Perubahan struktur pada wajah 

  • Pergeseran pada gigi

  • Akan sulit saat mengunyah makanan

  • Gangguan pada sendi rahang


Nah, Sweet Tooth’s sekarang jadi tahu kan seputar Gigi Palsu dan dampak buruk bila mengabaikan  gigi ompong, ingatkan ke orang terdekatmu yang punya masalah dengan gigi ompong untuk segera lakukan perawatan Gigi Palsu, pastikan konsultasikan masalah gigi dan mulut langsung ke dokter gigi. Untuk konsultasi dan reservasi perawatan di Sweet Treats silahkan klik di sini ya!

READ MORE
Informasi Seputar Bedah Mulut

Bedah mulut adalah sebuah tindakan bedah atau operasi yang dilakukan untuk memperbaiki berbagai kondisi kesehatan mulut dan gigi yang membutuhkan penanganan khusus. Perlu kamu ketahui bahwa secara luas, bedah mulut juga memiliki tujuan untuk memperbaiki kondisi yang memengaruhi bagian maksilofasial (rahang, leher, dan kepala).


Prosedur bedah mulut ini tidak dilakukan oleh dokter gigi biasa loh, tetapi dilakukan oleh dokter gigi spesialis bedah mulut yang memiliki gelar SpBM. Apa sih gelar SpBM itu? Begini Sweet Tooth’s, gelar SpBM adalah gelar yang didapat kepada dokter gigi umum yang melanjutkan pendidikan spesialis bedah mulut selama kurang lebih 12 semester. 


Kapan Kamu Perlu Memeriksakan Diri  Ke Dokter Bedah Mulut?


Pergi ke dokter bedah mulut tidak selalu untuk melakukan operasi, untuk sekedar konsultasi juga bisa kok. Namun, Jika kamu merasakan hal-hal ini maka kamu harus segera ke dokter gigi ya! 

  • Rahang terasa nyeri, kaku, atau berbunyi.

  • Gusi terasa nyeri, bengkak, bernanah, atau berdarah.

  • Bentuk rahang tidak selaras dengan gigi.

  • Sulit atau nyeri saat mengunyah dan menelan.

  • Terdapat kelainan bentuk di area mulut dan rahang.

  • Gigi rusak atau terluka parah

  • Napas berbau tak sedap atau mulut terasa tidak enak.

  • Rahang sulit digerakan, bahkan hanya untuk membuka mulut.


Hal-hal di atas mungkin saja datang dan pergi ataupun menetap dalam jangka waktu lama. Dan mungkin saja bisa terjadi hanya pada satu sisi rahang atau keduanya. Jadi tetap harus diperiksakan ke dokter ya!


Dokter Bedah Mulut Bisa Apa Saja Ya?

Dokter bedah mulut itu bisa banyak hal tapi yang paling utama itu mereka bisa menyembuhkan kamu yang punya masalah mulut dan harus melakukan bedah mulut. Kamu tau ga operasi bedah mulut itu ada apa aja? Kalo ga tahu, kami punya infonya buat kamu.

  • Odontectomy

Odontectomy merupakan operasi kecil untuk mengangkat gigi impaksi. Apa kamu ingat soal impaksi gigi? Kalau tidak, biar kami ingatkan kembali ya! Begini Sweet Tooth’s, impaksi gigi merupakan kondisi ketika gigi tidak dapat tumbuh karena kurangnya ruang pada rahang atau gigi tumbuh dengan posisi yang salah. Kondisi ini biasanya terjadi pada gigi bungsu, tapi bisa juga terjadi pada gigi tetap.


Jika kamu tidak segera menanganinya maka, impaksi gigi bisa meningkatkan risiko terjadinya kerusakan gigi dan gusi, bahkan mungkin menimbulkan infeksi atau abses gigi


Maka dari itu untuk mencegahnya, dokter gigi umumnya akan menyarankan prosedur pencabutan gigi bungsu yang berpotensi terkena impaksi. Setelah gigi bungsu yang bermasalah dicabut, biasanya keluhan-keluhan akibat gigi bungsu akan hilang.


  • Operculectomy

Operculectomy merupakan suatu tindakan operasi minor untuk mengangkat gusi yang berada di atas gigi yang tidak bererupsi sepenuhnya. Hal ini biasanya terjadi pada gigi geraham bungsu, di mana gigi tidak keluar sepenuhnya pada rahang akibat kekurangan tempat, yang membuat gigi geraham bungsu tumbuh tidak sempurna atau miring pada rahang. Gejala ini disebut perikoronitis yang biasanya dialami pasien dewasa muda, terutama jika gigi geraham bungsunya mulai tumbuh.


Gejala bisa dilihat saat gigi mulai tumbuh dan mengintip dari jaringan gusi. Dalam kondisi normal, jaringan gusi mundur saat gigi mulai tumbuh dan bergeser ke posisi yang tepat. Gigi yang sudah tumbuh sepenuhnya tidak lagi memiliki lipatan jaringan gusi di permukaan yang digunakan untuk mengunyah. Dalam kasus ini, gigi geraham bungsu bawah biasanya tempatnya terlalu kecil atau bahkan tidak ada tempat untuk benar-benar tumbuh dan keluar dari garis gusi. Sehingga, jaringan gusi tidak mundur sepenuhnya dan dapat menutupi gigi tersebut secara permanen yang dapat menyebabkan masalah kesehatan mulut.


  • Frenectomy

Frenectomy adalah operasi yang dilakukan untuk mengangkat jaringan kecil pada lidah yang dikenal dengan nama frenulum. prosedur operasi ini perlukan pada anak dengan kelainan bawaan lahir pada lidah, yaitu pita lidah atau ankyloglossia. Ankyloglossia atau pita lidah adalah suatu kelainan bawaan yang dialami bayi ketika dilahirkan dan dapat menyebabkan masalah-masalah tertentu pada bayi, anak-anak dan orang dewasa.  Ankyloglossia merupakan suatu kelainan dengan kondisi jaringan yang menghubungkan lidah ke dasar mulut (frenulum lingualis) terlalu tebal dan pendek, sehingga membuat pergerakan atau mobilitas lidah menjadi sangat terbatas.


  • Alveolectomy

Alveolectomy adalah prosedur bedah gigi yang bertujuan untuk mengangkat sebagian atau seluruh tulang alveolar di sekitar gigi serta merubah bentuk dan permukaan tulang rahang agar siap untuk prosedur berikutnya. Kamu harus tahu bahwa ini merupakan salah satu bedah gigi paling efektif untuk mengangkat gigi infeksi langsung dari akarnya. Selain itu, tingkat kesuksesannya tinggi dan resiko terhadap komplikasi parah sangat kecil. Prosedur ini, biasanya dilakukan sebagai persiapan sebelum pemasangan prostetik gigi. 

Alveolectomy hanya cocok bagi penderita infeksi gigi parah dan tidak lagi dapat diselamatkan, sehingga pengangkatan dan menggantinya dengan prostetik (seperti gigi palsu atau implan gigi) adalah prosedur yang paling tepat.


Prosedur yang multifungsi ini dilakukan untuk tujuan:

  • Mencabut gigi infeksi dari akarnya 

  •  Mempersiapkan tulang rahang untuk pemasangan gigi palsu 

  • Mencabut geraham bungsu 

  • Mengurangi tinggi soket alveolar sebelum prosedur pemanjangan mahkota gigi

  • Mengangkat tulang alveolar yang menonjol

Walaupun biasanya gigi yang rusak dicabut dengan prosedur umumnya, namun alveolectomy diperlukan pada kasus yang kompleks. Terutama jika akar dari gigi yang rusak terbelah, melengkung, dan sangat dekat dengan saraf. Sehingga, sulit dicabut dengan prosedur umum.


Setelah menjalani operasi bedah mulut, kamu mungkin akan mengalami pendarahan, nyeri, serta mual dan sakit kepala karena efek samping obat bius. Oleh karena itu, kamu dianjurkan untuk lebih banyak istirahat dan tidak melakukan aktivitas fisik berat selama masa pemulihan.


Walaupun sudah melakukan bedah mulut, kamu tetap harus menjaga kesehatan mulut ya, karena seperti yang sudah kita tahu bersama bahwa mencegah lebih baik daripada mengobati. Jika ada masalah seputar kesehatan gigi dan mulut kamu, segera konsultasikan langsung ke dokter gigi. Untuk konsultasi dengan Sweet Treats silakan klik di sini ya

READ MORE
Yang Harus Diperhatikan Saat Ingin Cabut Gigi

Pada saat mendengar kalimat “Cabut Gigi” pasti yang terlintas dipikiran kamu adalah sesuatu yang menyakitkan. Pencabutan gigi harus dilakukan bila gigi kamu sudah muncul masalah seperti gigi rusak, pembusukan pada gigi, dan infeksi. Yuk  simak apa saja sih prosedur yang harus dilakukan sebelum cabut gigi.


Indikasi Gigi Yang Harus Dicabut

Ada beberapa alasan seseorang mencabut gigi, baik karena alasan medis maupun estetika. Nah, berikut ini adalah beberapa mengapa alasan seseorang mencabut gigi yang biasa disampaikan kepada dokter gigi:


  • Keadaan Gigi sudah rusak parah

  • Infeksi pada Gigi

  • Gigi bungsu

  • Gigi yang bertumpuk


Manfaat Cabut Gigi 

Jangan khawatir jika kamu ingin mencabut gigi karena mencabut gigi bukan hanya sekadar dicabut loh. Ada beberapa manfaat kalau gigi kita ternyata memang sudah harus dicabut, inilah beberapa manfaat cabut gigi:

  • Mencegah masalah akibat gigi bungsu

  • Mencegah infeksi pada  gigi

  • Meredakan rasa sakit

  • Mencegah gangguan sinus


Jadi, bila kamu memiliki kondisi atau gangguan pada area mulut dan gigi, jangan ragu  untuk mengkonsultasikannya dengan dokter gigi. Tidak semua penanganan harus melibatkan cabut gigi. Tentunya dokter gigi akan menyarankan perawatan terbaik yang sesuai dengan kondisi Sweet Tooth’s.


Persiapan Sebelum Melakukan Mencabut Gigi 

Sangat penting untuk memberi tahu dokter gigi kondisi kesehatan kamu, apakah kamu menderita alergi obat tertentu atau tidak. Pun demikian bila kamu memiliki riwayat kesehatan tertentu, berikut kondisi kesehatan yang harus kamu beritahu ke dokter gigi sebelum mencabut gigi. Cek dibawah ya:


  • Kelainan jantung bawaan

  • Diabetes

  • Penyakit hati, kelenjar tiroid, kelenjar adrenal, maupun ginjal

  • Hipertensi

  • Penyakit sendi

  • Kelainan sistem imun

  • Pernah terkena endokarditis bakteri.

Informasi tersebut penting untuk memastikan kondisi kamu stabil selama menjalani prosedur cabut gigi. Dokter gigi mungkin juga akan meminta kamu mengonsumsi antibiotik beberapa hari sebelum cabut gigi jika operasi pencabutan gigi diperkirakan memakan waktu lama, jika kamu memiliki infeksi atau sistem imun yang lemah, serta kondisi kesehatan lain.


Prosedur Cabut Gigi

Jika kondisi tubuh kamu dianggap sehat secara medis untuk menjalani pencabutan gigi, maka dokter gigi akan memulai prosedur ini dengan memberikan bius lokal di area gigi yang akan dicabut. Setelah lidah, gusi, serta bibir pada satu area dengan gigi yang akan dicabut akan mulai mati rasa, maka dokter akan mencabut gigi secara perlahan.

Pertama-tama, dokter akan menggoyangkan gigi kamu dengan alat tertentu agar gigi lebih mudah dicabut. Setelah gigi dirasa cukup mudah untuk dicabut, dokter akan mulai mencabut gigi secara perlahan dengan gerakan memutar, agar gigi bisa terlepas dari gusi.

Apabila gigi yang hendak dicabut dalam posisi miring atau menyulitkan, maka dokter akan membuat sedikit sayatan di gusi, untuk memperluas akses pencabutan gigi. Dokter gigi juga dapat mengurangi sedikit tulang di dekat gigi yang dicabut, untuk mempermudah pencabutan. Setelah gigi berhasil dicabut, maka dokter akan meminta kamu menggigit kasa steril untuk membantu mengurangi perdarahan, dan hingga gumpalan darah terbentuk. Apabila luka yang terbentuk di area pencabutan cukup besar, maka dokter dapat menjahit area tersebut agar penyembuhan dapat terjadi dengan lebih baik, sekaligus mempercepat berhentinya perdarahan.


Treatment Pasca Cabut Gigi

Meski gigi yang sakit sudah dicabut, kamu tetap akan merasakan nyeri setelah cabut gigi. Itu Merupakan hal yang normal jika gigi kamu masih berdarah, bengkak, atau memar setelah cabut gigi. Untuk itu, dokter juga akan memberi kamu dengan obat-obatan, termasuk antibiotik, untuk meredakan nyeri atau bengkak pada gigi setelah dicabut. Selain itu, Sweet Tooth’s juga sebaiknya melakukan hal-hal berikut:

  • Hindari berkumur serta makan dan minum panas dalam 24 jam setelah cabut gigi

  • Jika area cabut gigi berdarah, bersihkan dengan kain bersih yang ditekan secara lembut

  • Jangan lupa minum obat yang diresepkan dokter hingga nyeri dan bengkak mereda

  • Makan makanan lembut hingga gigi kamu bisa kembali berfungsi secara normal

  • Sikat gigi dengan sikat yang lembut, bila perlu dengan sikat gigi anak

  • Jangan merokok


Jadi, bila Sweet Tooth’s memiliki keluhan pada gigi dan ingin melakukan pencabutan gigi baiknya Sweet Tooth’s segera konsultasikan terlebih dahulu ke dokter gigi ya. Kamu bisa langsung reservasi ke Sweet Treats dengan klik di sini ya!



















 



READ MORE